Cipro oh Cipro…

2 01 2009
Kalau akhir-akhir ini lo nyari gue, ngga usah ragu-ragu, dateng aja ke CIPRO QUANTUM, sebuah tempat les gaul yang tetap buka walau liburan. Yeah, sepertinya tempat itu sudah menjadi rumah kedua gue. Bahkan bisa dibilang gue cuma numpang tidur di rumah gue yang sebenarnya.hehe.

Ya ya ya, kalau ditanya siapa pelaku utama yang berani-beraninya mengganggu liburan gue dengan mengajak les, jawabnya adalah…… Ijhe. Ya, ijhe.

Emang sih, walau awalnya agak berat, liburan gini malah les, tapi apa boleh buat. Demi cita-cita. Demi cita-cita. Gue akan berjuang sebisa gue!!! Huahahahahaha. Huahahahahaha. :D

FYI, seharusnya sekarang gue berada di Blitar bersama keluarga untuk menyambut tante gue yang pulang haji. Tapi sekali lagi demi cita-cita, gue mengorbankannya. Gue yang memohon-mohon kepada nyokap agar bisa pulang lebih awal. Agar bisa cipro. Agar bisa menuntut ilmu!!! Huahahahahaha. Huahahahahaha.

Jadi gini lo ceritanya, setelah mengendarai mobil keliling Pulau Jawa (Bandung, Yogyakarta, Surabaya, sampai Madura), tanggal 29 Desember 2008 malam gue pulang duluan ke Jakarta naik pesawat bareng bokap. Bokap ada urusan kantor, sedangkan gue ada urusan yang tidak kalah penting. Memperbaiki masa depan. Sebuah misi yang sangat mulia. Saaaaangat mulia.

Ya, bisa dibilang gue tidak terlalu menyesal melakukannya. Lumayan, bisa ngelanjutin ngerjain soal-soal ujian masuk PTN. Bekal tuh. Bekal menuju Institut Teknologi Bandung…

Namun, terlalu banyak belajar menimbulkan berbagai efek samping. Kami semua anak-anak rajin cipro menjadi menggila. Terkena sindrom tidak dikenal yang belum ditemukan asal usulnya. Yang jelas, kira-kira inilah akibatnya…

mulai mencoba makan pensil

mulai mencoba makan pensil

no comment.jenius

ijhe:ribet sama pensil; rea:patung kemang pratama; vanni: bibir menggoda.haha; putra:no comment.jenius

 

MOST WANTED THIS YEAR

Buku oren: MOST WANTED THIS YEAR

Well, mungkin penyebab lainnya adalah Mecin. Setelah lelah belajar, biasanya kami makan di sebuah warung yang terkenal dengan mecinnya. Enak, murah, tapi membuat bodoh. Duasaarrr..

Pesan moral: Makanan penuh penyedap rasa ibu-ibu deket cipro + belajar = Bad Idea.


Actions

Information

2 responses

2 01 2009
ijhe

heeeey!
jangan salahkan beta kawaan.
jangan salahkan ibu beta mengandung beta.hahahhaa

ayo kita belajar re!gantian dong kapan kapan lo yang ajakin cipro, target intensitas belajar kita tuh harus kaya master putra re.haha
ga juga sih yang penting masuk ke otak.

SEKALI LAGI LO ITB GUA UI!!AMIN

11 01 2009
Disty

gue jadi kangen Cipro, yang paling enak sama Mbak Tita. heheh

Leave a comment